Adaptasi Makhluk Hidup

Biologi Kelas 9 SMP: Adaptasi Makhluk Hidup
 
By Wawang Armansyah

Setiap makhluk hidup mempunyai kemampuan dan bertahan hidup yang berbeda-beda. Ada makhluk hidup yang jumlahnya terus berkurang, karena lingkungan sekitar tidak melindunginya dari hewan pemangsa. Selain itu, ada makhluk hidup yang mempunyai keturunan dengan jumlah banyak, sedangkan makhluk hidup lainnya mempunyai keturunan yang sedikit.

Setiap makhluk hidup selalu berusaha untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Suatu jenis makhluk hidup dapat hidup lestari pada suatu lingkungan karena berbagai hal. Misalnya, jenis makhluk hidup tersebut dapat menyesuaikan diri atau berdaptasi terhadap lingkungannya, dapat lolos dari seleksi alam, dan dapat berkembang biak.

Adaptasi Makhluk Hidup

Setiap makhluk hidup mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Jika makhluk hidup tidak bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya, makhluk hidup tersebut dapat punah. Sebagai contoh, jika ayam dipindah ke air lama-kelamaan akan mati karena tidak dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan berair. Jadi, adaptasi makhluk hidup adalah kemampuan makhluk untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

Kemampuan adaptasi sangat berkaitan dengan kelangsungan hidup. Makin besar kemampuan beradaptasi, makin besar kemungkinan bertahan hidup. Dengan kemampuan adaptasi yang besar, suatu jenis makhluk hidup dapat menempati habitat yang beragam. Manusia merupakan contoh jenis makhluk hidup yang mempunyai kemampuan yang besar dalam beradaptasi. Hampir semua habitat dihuni oleh manusia. Dari pantai hingga pegunungan yang tinggi, dari hutan tropis yang yang panas dan lembap sampai gurun pasir yang kering dan panas, serta daerah kutub yang dingin.

Orang Eskimo mempunyai bentuk tubuh yang pendek dan kekar. Bentuk tersebut menghasilkan
perbandingan luas permukaan tubuh terhadap volume tubuh yang kecil. Dengan perbandingan yang kecil itu, panas badan yang hilang dari tubuh dapat dikurangi. Secara garis besar adaptasi makhluk hidup dibedakan menjadi tiga, yaitu adaptasi morfologi, adaptasi fisiologi, dan adaptasi perilaku.

Adaptasi Morfologi
Adaptasi morfologi merupakan bentuk adaptasi pada makhluk hidup yang paling mudah kita kenal. Sebab adaptasi morfologi berkaitan dengan bentuk tubuh organ tubuh bagian luar.

Adaptasi Fisiologi
Berbeda dengan adaptasi morfologi yang tampak dari luar diri makhluk hidup, adaptasi fisiologi tidak begitu tampak sehingga sulit mengenalinya. Hal ini karena berkaitan dengan fungsi organ tubuh bagian dalam.


Adaptasi Tingkah laku (adaptasi behavioral)
Adaptasi tingkah laku mudah kita amati karena berupa perubahan tingkah laku untuk menyesuaikan lingkungannya agar tetap terjaga kelangsungan hidupnya.